MENUNGGU ESOK
Bagaimana rasanya senang? Bagaimana rasanya takut? Besok anak pertamaku memulai belajar di kelas barunya di sekolah. Aku tidak tahu apakah masih perlu mencemaskan bersama siapa ia akan sebangku? Sejauh ini aku rasa hal itu tidak akan begitu penting untuk kupikirkan. Aku cukup senang dan tenang, karena aku rasa aku telah menyiapkan yang terbaik buatnya. Buku tulis bersampul, pensil dan pensil warna lengkap rautannya, penggaris aneka bentuk, tas, baju, dan sepatunya semua baru. Kuharap itu mencukupkannya untuk bersyukur dengan semua privilese yang diterimanya. Dia telah berusaha belajar dengan baik, bapaknya juga telah bekerja begitu keras, sehigga kupikir mereka berdua sangat layak untuk mendapatkan kehormatan dariku: kubelanjakan yang terbaik. :D Apalagi, aku mah tinggal belanjain aja kan, suamiku pantas melihat anaknya bersinar, semangat, sumringah, dan bangga padanya. Hal yang paling membuatku sungguh deg degan, adalah bahwa anak keduaku besok juga akan memulai petualangan barun...