Postingan

Menampilkan postingan dengan label PUISI

SYAIR BAHASA SUNDA: NIAT NGAOS

Gambar
Bismillah. Pada tulisan kali ini saya akan menuliskan sebuah syair, sebuah puisi lama, berisi bait-bait doa yang biasa anak-anak madrasah diniyah lantuntkan sebelum memulai pelajaran. arsip pribadi NIAT NGAOS Dupi nganiatan ngaos Seueurna opat perkawis Hiji niat karena Alloh Ngalakonan parentahan Kaduana niat miceun Kabodoan awak abdi Supados janten salamet Salamet dunia akherat Katiluna mun tos timu Niat bade dilakonan Dilakonan ku sorangan Sareng sadaya rerencangan Kaopatna niat ngaos Ngahirup-hirup agami Agamina kanjeng Nabi Nabi utusan Ilahi Jadi, melalui syair ini, thullab diajarkan untuk meluruskan niat mereka saat hendak menuntut ilmu. Minimal ada empat, yaitu: 1. Karena Allah 2. Membuang kebodohan 3. Niat untuk mengamalkan ilmu, agar selamat dunia akhirat 4. Belajar adalah untuk menghidupkan syiar agama. Nah, di tempatmu, apa anak-anak madrasah diniyah mengetahui syair ini?

BERBALAS PANTUN ANAK SDN I AWIPARI

Gambar
Pantun berbalas ini terinspirasi dari salah satu materi pelajaran B. Indonesia kelas IV yaitu tentang membaca intensif melalui kegiatan permainan membacakan pantun berbalas. materi ini pula yang menjadi materi ajar ketika penulis mengikuti ujian PPL di SDN I Awipari. Kemudian pantun-pantun ini ditampilkan ulang dalam acara pelepasan dan perpisahan peserta PPL. Pantun ini  juga dibantu oleh kumpulan pantun di halaman "pantunseribu." Adapun untuk musik penggiring ketika penampilan pantun, saya menggunakan musik instrumen 50 Cent-In The Club. Silahkan mencoba, share is happy! [Dua orang bersedih] Ke pasar membeli beras Kakek pergi bersepeda ontel Hari ini tanggal lima belas Hari perpisahan dengan guru PPL Hari minggu waktunya bersih-bersih Sayur dipasak menjadi pecel Hati ini sungguh bersedih Harus berpisah dengan guru PPL Kalau rumah sudah bersih Pasti penghuninya juga sehat Janganlah lama kamu bersedih Guru ingin kita terus semangat Hari minggu rame jalan-...

PUISI-PUISI ANAK MTS. TALAGASARI

Gambar
Linda Hidayah MENTARI DI SIANG HARI Linda Hidayah Memandang langit yang cerah Menikmati ciptaan Sang Maha Pemurah Ucapan syukur menghiasi lidah Berharap bisa selalu terarah Terik mentari di siang hari Menghibur jiwa yang sunyi Cahaya menyeruak menyinari hati Berusaha menemukan sahabat sejati Hatiku kini tak lagi pilu Terbuai dunia yang menipu Kuberharap ini kan bersemi selalu Demi mengharap cinta Dzat Yang Maha Tahu  Kuberharap hatiku secerah mentari Bisa menerangi hati-hati yang sunyi Membangunkan jiwa-jiwa yang sepi Menggapai Ridho Ilahi Adesti PAHLAWANKU  Adesti N.  Pahlawanku, kau sangat berjasa bagi negeriku  Kau tumpahkan darahmu  Untuk membela negeriku  Pahlawanku sungguh besar jasamu   Pahlawanku kau korbankan jiwamu  Dan pertaruhkan nyawamu  Untuk mempertahankan negeriku  Pahlawanku sungguh mulia hatimu  Pahlawanku sungguh gagah dan berani  Kau cucurkan kering...

MIMPI KECIL

Gambar
Sekolahku Ruang kecil yang kami nikmati untuk berbagi  Tidak usang tanpa arti  Debu dinding rontok  Berbarengan dengan pikiran kami  Yang montok  Dengan keingintahuan yang hinggap  Yang enggan dipagari lagi  Liar, sesungguhnya keterbatasan ini  Menyenangkan bagi kami  Karena ia menghasut kami  Tuk berlari  Mendobrak benteng  Papan jati kelas kami, tempat kami sembunyikan suara hati  Atau diam-diam,   Kami diajaknya melayang mengitari sepanjang sungai  Yang kami lewati tiap pagi dan tengah hari  Sungai tempat kami berjanji  Dan menitip mimpi biar terus  Mengaliri nadi dan menggeliatkan sendi  Esok hari, kami temukan ia terus mengalirkan mimpi kami  Di balik jendela kayu jati  Lagi-lagi kami mengendap-endapkan janji  Kepada rumah kecil kami yang amat terpuji  Berjanji kembali dan membawakan mimpi  06-...

NADOMAN (Basa Sunda)

Gambar
Karya bersama santri: Al-Mujahidin , Dadaha, Kota Tasikmalaya Assalamualaikum warohmatullohilakum  Ilajami’imalikum wabarokatuhulakum  Para wargi para ikhwan Ku abdi nu tiluan Bade ngaoskeun nadoman Tentang penting pangajian       Para santri para wargi       Omat lamun eukeur ngaji       Sing perhatikeun kiyayi       Ulah kalah ngorek ceuli Sabab ngaos teh pitulung Supaya urang teu linglung Boga elmu tangtu untung Sangkan urang teu adigung             Cara anu maca quran             tapi henteu di tajwidan             macana bari nundutan             gadona undut-undutan Teu cara mun nonton tivi Sepak bola atau voli Ninggalna meuni taliti ...

PUISI UNTUK CINTA

Gambar
Cinta, apa yang membuatmu ragu mempercayai kepastian?  Cinta, apa yang membuatmu mampu bertahan dalam pengkhianatan?  Cinta, apakah cinta itu telah hilang darimu?  Karena cinta adalah soal memberi,  Soal menerima,  Soal penghambaan,  Soal kesetiaan,  Soal kehidupan,  Soal kematian,  Oh betapa luas  seharusnya,  Dan kau ada  di setiap nyawa yang sempurna  (biar kita membagi arti cinta, cinta itu tak akan pernah peduli, ia akan tetap seutuhnya menjadi dirinya)  Inspirasi dari malam 18 Mei 2013

(Puisi Rampak) TAUBAT

Gambar
(Puisi untuk malam imtihan @ponpes -Almujahidin, Dadaha, Kota Tasikmalaya) 1) Oh dunia...  Apa gerangan membuatku begitu terpesona  Akan setiap jemari kemewahanmu yang menari dengan anggunnya  Setiap helai warna dan kepoyaan selalu saja menggoda  Sedetik saja aku tak ingin melepas warnamu dan  Menciptakan keabadian  Di sini... di bumi ini..  Rasanya ingin sekali selalu begini abadi  Memilikimu, segala elokmu, pelangimu..   Dan Hidup dengan nada-nada bahagia,  penuh warna nan ceria, dan tak terikat! Bebas!   2) Seperti inilah hidup yang kudamba  Berlipat harta,  jauh dari sengsara dan derita  Akulah yang bersemat si kaya raya  Begitu juga soal rupa  Aku sungguh berbangga,  wajah ini nyaris sempurna  Sehingga akulah si cantik jelita  Aku yang pintar, dan tak terkalahkan  Aku yang cerdik dan tak tersingkirkan  Pantaslah orang m...