ASSALAAMUALAIKUM, DEAREST READER

Dear Reader My Blog,
Alhamdulillah, blog sederhana ini masih bisa ada, walau jarang di update, khususnya tahun 2015 dan tahun ini. Berbagai kesibukan melanda dan memutuskanku dengan sifat rajin menulis, huhu.
Dari mulai sibuknya di tingkat akhir perkuliahan jenjang sarjanaku,
persiapan wisuda dan embel-embelnya yang begitu menyiksa (khususnya soal: nanti gandengan sama siapa ya? ), kegalauan soal pekerjaan,
sampai masalah keluarga yang terus menyita perhatian ekstra, dan tentunya (akhirnya, hehe) repotnya persiapan dan permulaan pernikahanku...

Bismillah, sejak awal tahun ini aku udah niat banget kembali ngeblog. Bersama suami tercinta, Ka Fajar Yuga Koswara, yang selalu ngedukung, sejak Mei 2016, dunia kepenulisanku kuharap bakalan cerah kembali. Aamiiin.

Menulis apapun. Sampai tulisanku bisa relevan dengan keadaan dan kebutuhan pembaca blogku.
Sederhana saja ko mauku ini; ada orang lain yang mendapatkan manfaat dari pemikiranku, walau hanya sebatas sedikit secuil. Karena kuyakin, ada yang Alloh sembunyikan dari kata-kataku di blog ini yang Ia maksudkan pada diriku atau siapapun orang yang seakan kebetulan melewati-menonton -menyelidiki-mulai membaca-mengeritik dalam hati-mengomentar-dan mulai menyukai blog ini.
Hehe.

Mudah-mudahan anda sekalian, dear reader, bisa berkenan memaafkan kekurangan tulisan-tulisanku ini dan gak berkeberatan dong yah meninggalkan jejak di kolom komentar.
In sya Alloh, aku bakalan rutin nulis, kira-kira minimal 3 kali dalam seminggu.
So, ikuti terus kemajuanku di blog ini ya!


Warm Regard,


Ati Nurrohmah

MEMPERSIAPKAN ANAK UNTUK MENGIKUTI LOMBA PIDATO

Jadi guru SD, atau guru sekolah apapun di mana pun tentu pernah mendengar (walau tidak semuanya, merasakan) bagaimana susah senangnya mempersiapkan melatih peserta didik calon peserta perlombaan pidato, salah satunya.

Saya adalah seorang guru baru, muda, dan berada di lingkungan guru-guru yang senior yang hampir selalu memercayakan urusan kepada yang muda. Di awal-awal masuk kerja sudah disuguhi perintah menyiapkan anak untuk lomba PAI, salah satunya yang akan saya ceritakan di sini adalah mata lomba Pidato.
Pastikan sobat sebelum meneruskan membaca artikel ini sudah pernah baca artikel saya yang berjudul Arti pidato secara sederhana ya! Hehe, karena berangkat dari pandangan itulah saya mulai melatihkan anak berpidato.

Nah, baiklah mari lanjutkan membaca bagian ini.
Langkah saya pertama tentu saja bertanya, mencari tahu siapa calion peserta kepada guru PAI disertai penguatan dari guru senior lainnya. Tentu saya verifikasi lagi dengan syarat-syarat yang saya butuhkan, seperti:
  1. Bagaimana mentalnya, pemberani atau pemalu?
  2. Bagaimana suaranya, keras lantang dan berkarakter (enak didengernya gitu deh maksudnya) atau halus lembut dan volume rendah?
  3. Bagaimana bacaan Al-Qurannya? (Ini penting, dan bisa dilatih setelah dua poin di atas terpenuhi)
  4. Bagaimana kesehariannya di kelas dan di luar sekolah? (Ya setidaknya beberapa karakter alamiahnya nanti akan turut menentukan apakah pelatihan yang diberikan bisa dilanjutkan menjadi bakat prestasinya kelak)
 Setelah proses bertanya kepada yang lebih tahu soal si calon peserta barulah tentukan langkah selanjutnya. Saya bisa memberi mereka beberapa pengalaman menyoal pidato, yaitu membaca dan menonton contoh.
Dok pribadi: acara nonton bareng
Dok pribadi: Cari bacaan ke perpus
 Setelah dirasa anak mendapat inspirasi, atau rasa ingin tahunya terpancing, barulah sambut semangatnya dengan baik.
  • Beri teks pidato
  • Beri jeda waktu dia memahami pidato, mencoba membacakannya (sampai agak hafal), dan berekspresi dengannya, dengan sendirinya
  • Barulah, beri evaluasi dengan pelan-pelan. 
  • Tak lupa, beri dia banyak support dan saran yang menyenangkan!
Demikian cerita saya, tunggu kelanjutan ceritanya di tulisan berikutnya yah! InsyaAlloh meluncur beberapa contoh pidato yang saya pernah berikan pada anak didik saya dan dilombakan.
Semoga tulisan ini memberi sedikit pencerahan, banyak manfaat untuk kita semua.
Aamiin. And, thanks for reading!

ARTI PIDATO SECARA SEDERHANA


Kata pidato sudah tidak asing lagi di telinga kita, tua-muda, termasuk anda yang sedang mencari arti dari kata tersebut. Pidato tampaknya hanyalah suatu kegiatan berbicara, membicarakan sesuatu, atau memperdengarkan sesuatu kepada khalayak. Terlihat mudah. Tapi, apakah anda termasuk seseorang yang seringkali ditugaskan membuat pidato, tapi kadang mandeg mau ngomongin apa? Jika itu terjadi, kita harus kembali pada satu Tanya: Apa sebenarnya pidato itu? 
Foto Pribadi: Para Muballig di acara pernikahan

Langsung saja yuk kita bahas, apa sih pidato itu? 

Berikut ini saya sertakan arti-arti pidato dari beberapa bahan bacaan. 
  • Di kamus bebas Wikipedia, pidato diartikan sebagai sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. 
  • Di blognya Ilmu Pengetahuan, pidato diartikan sebagai suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. 
  • Lain lagi, pengertian pidato dari blognya Pengertian Ahli. Ia menuliskan bahwa pidato adalah salah satu bentuk cara penyampaian/pengungkapan pikiran secara lisan dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan, untuk membujuk atau menyampaikan informasi yang ada, memberikan hiburan dan memberikan perintah yang memerlukan kemahiran dasar, antara lain: mampu mengungkapkan pikiran secara lisan dengan lancar, menguasai retorika atau gaya berbicara dengan bahasa yang baik dan benar, dan memiliki keberanian tampil di muka umum. 
  • Di blognya Kelas Indonesia, dituliskan bahwa pengertian pidato adalah suatu kegiatan menyampaikan suatu ide, nasihat, gagasan, pesan secara lisan di depan orang banyak yang bersifat satu arah dan digunakan sebagai media komunikasi untuk menyampaikan sesuatu, atau menghimpun suara, menggugah pikiran dan semangat para audiens 
Sudah cape membaca? Tahan dulu ya!
Kita perlu menemukan benang merah dari pendapat-pendapat di atas. Anda bisa bersetuju atau tidak, saya sendiri menyimpulkan bahwa arti pidato secara sederhana adalah sebagai berikut: 

Pidato, secara sederhana, dapat diartikan sebagai suatu cara berkomunikasi dengan orang banyak secara lisan dan terencana. 


Kenapa cara berkomunikasi? Karena bukankah komunikasi suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain? Dan tentu saja ia harus memiliki tujuan yang jelas. 

Persoalan berpidato sesungguhnya yang saya pahami adalah persoalan bagaimana mengomunikasikan sesuatu kepada orang banyak. Karena itu, sebelum berpidato kita perlu merencanakan apa inti yang akan disampaikan, bagaimana cara menyampaikan pemikiran tersebut kepada begaimana audiens nanti. Selesai. 

So, itulah pengertian pidato secara sederhana. Semoga bermanfaat, khususnya semoga pidato yang akan anda sajikan lebih baik lagi, lebih tepat sasaran dan tujuannya! Keep Zestfull!

TIPS AMAN MENGGUNAKAN WIFI GRATISAN!

Pas lagi banyak tugas kuliah dan butuh akses internet yang cepat! Tapi modem pribadi sayang kalau dipake? Bersegeralah akal mencari-cari di mana bisa dapetin WiFi gratisan. Sampai rela bangett bermukim bermalam di kampus juga. Ups! Itu sih cerita jamanku dulu ya, kawan. (Walau sekarang juga mungkin masijh ada lah ya yang hunting kek gitu? )

Asyik sih, gratisan, tapi WiFi hospot apalagi umum itu gak sepenuhnya aman ternyata, sob.
Ancaman virus kompi sampai pencurian identitas mengintaimu. Mau?
So, kita musti hati-hati ya. Ketahui cara-cara aman ber WiFi, agar bisa tetap nyaman online dan dapetin kebutuhan kamu lewat akses aman di internet. Lanjutkan bacanya sob!

Ini dia beberapa langkah atau tips yang semoga saja bisa membantu mencegah bahaya dari berWifi gratisan.

  1. Pastikan layanan Hospot yang dipakai disediakan oleh pengelola tempat. Konfirmasikan nama WiFi hotspot yang disediakan kepada petugas cafe/hotel atau tempatmu berada.
  2. Saat mengakses internet di jaringan publik, pastikan situs yang kamu buka menggunakan "https://". Selain itu, pastikan juga ikon gembok pada address bar di browser telah aktif. Karena ini menunjukkan koneksi SSL aktif, dan nantinya informasi yang kita kirim dan terima akan aman dan tak terbaca orang lain.
  3. Gunakan software antivirus yang up-to-date. Aktifkan juga fasilitas Firewall dari sistem OS kamu.
  4. Jangan lupa nonaktifkan sharing data dan printer. Caranya pada windows, buka control panel, pilih network dan sharing center, lalu pilihlah Change Advance Sharing Setting. Klik "turn off file and printer sharing", dan turn off network discovery.
  5. Matikan WiFi saat tidak digunakan! Jangan sepelekan ini yah, Sob! JAngan biarkan ada kesempatan bagi orang iseng buat beraksi ke komputermu!

Sekian tips agar aman saat menggunakan WiFi gratisan yang bisa saya share di sini.
Penting banget kita tahu, karena mencegah lebih baik daripada mengobati! Lebih hemat juga kan? Hehe.

Selamat mencoba ya, Dear Reader! ^_^

JUAL MANSET 20 CM DUA WARNA BOLAK BALIK

MANSET TANGAN DUA WARNA BOLAK BALIK via @bukalapak https://www.bukalapak.com/p/fashion/wanita/sarung-tangan-935/1wsi7s-jual-manset-tangan-dua-warna-bolak-balik?utm_source=apps

TIPS BERBUKA PUASA SEHAT

Kapan lagi coba bisa baca tulisan tentang "buka puasa" kalau bukan lagi puasa?
Makanya lanjutin bacanya yah! :D

Kalau kemarin aku baru posting tentang "Sahurnya Puasa Sehat" sekarang yuk nyari tahu gimana sih berbuka untuk puasa sehat.
Yum yum yum.

Buka puasa, seperti yang sering diperdengarkan di waktu ceramah, buka puasa adalah satu dari dua hal yang akan membuat orang yang berpuasa bahagia. Khusus yang puasanya lancar aja? Bahkan yang puasanya bolong pun kecipratan senengnya --- bahagianya lain lagi.
Saking senengnya, jajanan-makanan yang bervariasi warna, bentuk, dan aroma sudah mantap tersedia. Gak kenal dompet lagi tipis, biasanya yang lebih dekat adalah tipe "maksakeun, peupeuriheun" orang Sunda bilangnya begitu. Ada saja hal yang membuat orang yang akan berbuka puasa bahagia, lega.
Tapi, gak jarang jkuga sebagian dari kita malah kewalahan dengan hidangan berbuka, atau malah keduluan dengan rasa sakit lepas puasa. Ada apa?

So, simak saja tips berbuka yang bantu puasamu menjadikan badanmu sehat.
Here there are:

  1. Awali buka puasa dengan makanan yang lembut dan manis. Baca doa buka puasa dan basmalah tentunya.
  2. Perbanyak konsumsi cairan yang sehat dan menyegarkan untuk mengembalikan cairan yang hilang. Air putih segar. Minuman manis tanpa pengawet bisa menggantikan energi yang hilang dengna cepat.
  3. Jangan segera makan makanan berat! Berilah jeda minimal 15 menit (seukuran  sholat magrib lah ya).
  4. Makan secukupnya, jangan terlalu kenyang. Kunyahlah dengan baik dan sempurna lembut. Semakin lembut makanan dikunyah maka organ pencernaan kita akan hemat energi, sehingga nutrisi akan bertahan lebih lama dalam tubuh. Hemat, gak bikin laper teru, baper terus, makan terus! hehe.
  5. Setelah tarawih sampai menjelang tidur, perbanyak asupan cairan agar hidrasi tubuh tetap terjaga. 

Sekian tips berbukanya ya, dear! Oh iya, ikuti pesan berikut:
Jangan minum kopi dan teh secara berlebihan karena bisa menyebebkan tubuhmu cepat kekurangan cairan.
Konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air itu bagus, kek semangka dan timun. 
Jangan takut berpuasa walau di bulan-bulan lainnya kamu sering terkena sakit.
Dengan aturan makan yang baik dan makanan yang sehat in sya Alloh puasa bakal membantu membuatmu sehat!
Berbuka yang betul, Puasa jadikanmu Sehat!
 

DUMBPHONE: Be Smart or Stupid

Siapa yang tidak mengenal "smartphone"?
Si telepon pintar. Si kecil yang banyak sok tahu.
Hehe.
Bersyukur deh ya yang udah punya smartphone. Aktivitasmu jelas banyak terbantu olehnya. Nyari info lah, tips apa lah, atau banyak kemauan lainnya hampir bisa didapat dengan mudah diakses lewat smartphonemu. Termasuk nge blog ini. ^_^
Alhamdulillah. Teknologi semakin canggih. Gadget bahkan kek lebih pintar dari penggunanya. :(
Nah, dear reader, selain si pintar ini membantu, kita patut awas terhadapnya.
Jangan sampai hal-hal berikut kamu alami:
1. Ngga peduli sekitarmu;
2. Ketawa-ketiwi sendirian. Meski ada orang lain di dekatmu.
3. Jawab sapaan atau pertanyaan orang di dekatmu dengan asbun! Asal bunyi, asal-asalan.
4. Lupa aktivitas wajib, rutin, dan perlu.
Inget!
Setiap kita pasti gak suka dicuekin.
Gak suka jadi yang tak dianggap, gak penting.
Gak suka jadi kek kambing conge.
Sayang, gadget hampir memiliki semua yang dibutuhkan, semacam permainan, pertemanan, aplikasi keren buat nyoba-nyoba hal baru. Seakan lebih menarik dari pada:
Keluarga yang jelas bakal yang paling peduli.
Sahabat yang jelas-jelas nampak depan mata, segede gedenya wujudnya, aslinya.
Pekerjaan yang emang jelas menuntut untuk dikerjakan.
Padahal, dengan tenggelam dalam genggaman si pintar justru bakal banyak yang menjadi korban dari hidup kita:
1. Orang-orang asli yang asalnya peduli sama kita, yang perlahan kurang simpati gara-gara dicuekin.
2. Uang buat beli kuota, paket data, pulsa. Padahal dari mana dapet uang kalau gak kerja?
3. Waktu yang gak kembali. Sekalinya asyik sama gadget, lupa mandi, makan, ngerjain ini itu. Padahal semuanya menuntut untuk dikerjakan. Padhal setiap waktu akan diperhitungkan.
Astagfirullohal 'adzim..
So, dear readers, yuk sekarang kita lebih cerdas juga menghadapi si pintar.
Jangan sampai kita justru menjadi bodoh, nyebelin, ngeselin, malesin, hanya karenanya.
Lebih bijak.
Sekadarnya.
Toh terlambat balas komentar atau pesan di BBM, WA, LINE, FB, dan lain lainnya, gak bakalan bikin hidup kita hancur lebur kok.
Baik-baik saja selama kita masih bertahan dengan sikap: peduli sesama, sopan santun dijaga, ramah tamah.
Nah, sekian dari saya. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat ya, sob!
Buatmu, buatku juga. ^_^
Baarokallohu lii wa lakum.
******

TIPS PUASA SEHAT: SAHUR SEHAT

Bismillah.
Sahabat, alhamdulillah, kita masih berada di bulan yang penuh berkah. Kesempatan-kesempatan beroleh pahala berlipat masih terbuka lebar, jangan sampai kita tidak menikmatinya.
Salah satu kunci agar bisa menikmati puasa ini adalah badan yang sehat. Puasa memang membuat badan sehat. Tapi kalau ada misscommunication antara konsep puasa dengan cara-cara menikmatinya, jelas puasa bisa saja membuat badan sakit, lelah, lesu, yang ujung-ujungnya membuat mulut ingin mengeluh.
Nah, saya kali ini akan membagikan info tips sahur untuk puasa sehat.
Ini dia:
1. Makan sahur dengan porsi normal. Kebanyakan makanan nanti membuatmu ngantuk berat, lho.
2. Makan makanan berkarbohidrat.
     Saat sahur, perbanyaklah makan sayur mayur juga buah-buahan yang berserat tinggi, agar kita terhindar dari konstipasi (sembelit) selama berpuasa.
(Oat bagus banget tuh. Kalau gak ada nasi dr beras merah. Kalau gak ada ya nasi dr beras putih. Usahakan jangan keseringan bersahur dengan mie ya... ^_^)
3. Jangan terburu-buru. Kuncinya "kunyahlah makanan dengan baik ya!" Karena kalau terlalu cepat, udah organ pencernaannya bekerja keras, boros energi, bikin cepat lapar pula.
4. Minum air putih yang cukup.
Penting banget bingit! Eh iya, minuman yang manis, walau cepat menghasilkan tambahan energi, ia juga cepat hilang dan membuat tubuhmu mudah lemas.
5. Usahakan jangan tidur setelah sholat subuh.
Sekalipun emang enak banget tidur di waktu ini, usahakan jangan deh!
Cepat aja ke kamar mandi buat mandi dll. Gerakkan badanmu. Agar makanan sahurmu tidak sia-sia.
Oke, sekian ya tips nya.
Mudah-mudahan bermanfaat.
Selamat berpuasa, saudaraku.

DONGENG TATAR SUNDA

Adakah generasi muda Sunda yang belum mengenal dongeng-dongeng cerita lisan masyarakat Sunda, yang dikenal "DongengTatar Sunda"?

Mungkin ada yang menjawab, penting ga sih? Atau "wahh, ude lupa tuh!!".

Artikel kecil ini dimaksudkansebagai remind us. Dan juga untuk adik-adik yang sedang sibuk mencari informasi demi PR dari gurunya. Atau yang memang sedang rajin ingin tahu. 

Bismillah, lanjutkan bacanya yah! ^_^

Hehe, tapi sebelumnya, maaf ya, dear reader, penulis belum bisa mengetik kalimat berbahasa Sunda. Maklum, ngetiknya pakai portable gadget yang keyboardnya seadanya.

Nah, di artikel pertama ini, ijinkan saya menyebutkan, apa saja Dongeng Tatar Sunda, yang penulis baca dari buku di yang covernya ada di foto artikel ini yah.

Ini dia Dongeng-dongeng Tatar Sunda:
1. Ciung Wanara (dari Ciamis)
2. Prabu Kean Santang (dari Cianjur)
3. Situ Bagendit (dari Garut)
4. Nyi Roro Kidul  (dari Tasikmalaya)
5. Dayang Sumbi (dari Cirebon)
6. Prabu Geusan Ulun (dari Sumedang)
7. Situ Patenggang (dari Bandung)
8. Curug Caweni (dari Sukabumi)
9. Dewi Sri (dari Tasikmalaya)
10. Nyi Rambut Kasih (dari Majalengka)

Tentu, tidak ada salahnya bukan kita (yang hidup di era sekarang ini) mengambil kalimat bijak dari dongeng-dongeng di atas. ^_^
Untuk guru Sekolah Dasar, khususnya, kita butuh bukan sekedar tahu namun juga bijak mengambil nasihatnya, agar dongeng tradisional ini bisa bermanfaat dalam kehidupan anak-anak masa kini.
Tentunya, dongeng hanya mengiringi nilai yang sudah harusnya kokoh. Dan nilai yang sudah seharusnya kokoh itu adalah diambil dari nilai agama.

Well, note hari ini cukup sekian yah, sahabat.
Sampai ketemu di tulisan selanjutnya.
Mudah-mudahan note ku ini bisa dimanfaatkan dengan baik.

Baarokallohu lii wa lakum.

Komandan yang Kesakitan

Sahabat, mari kita bertanya tentang komandan kita.
Ialah Qalbu.
Hajat akan kebaikannya sangatlah dibutuhkan, sementara keburukannya ialah suatu ancaman.

Sungguh, substansi kebaikan Qalbu amat dibutuhkan.
Yakni, saat ia bisa mewujudkan ketaatan dengan sebenar-benarnya hanya kepada Alloh SWT. Suci murni.
Bebas dari kesyirikan dalam segala jenisnya. Menghamba kepada Alloh dalam segala: harapan, keinginan, cinta, benci, tawakal, patuh, tunduk, memberi, juga menahan.
Dia membaikkan sesiapa yang menjadi tanggung jawabnya.
Dengan qalbu yang bersih dan sehat, ia tak bersekat dengan kebenaran.
Subhanalloh, tiada sakit hidup ini dirasa dengan Qalbu demikian.
Karena cintanya Qalbu sudah tepat.
Kepada Dzat Yang Maha....

Namun, sahabatku, yang bertanggung jawabpenuh atas segala kesalahan, kekacauan, dan pambangkangan yang terjadi, juga adalah komandan kita, Qalbu kita.
Maka, bayangkanlah apa yang akan terjadi ketika seorang komandan, panglima, yang menjadi imam panutan, fingur ketaatan dan keteraturan tengah kesakitan, terluka? Ia salah, ia tersesat!

Penyakit syubhat dan syahwat.
Yang satu merusak ilmu dan keyakinan, dengan menolak kabar kebenaran dari Ar-Rahman.
Ia membuat ragu saat melihat kebenaran.
Yang satunya lagi merusak tujuan dan kehendak, karena ia menyelisihi perintah dan larangan Al-Khaliq.
Apa yang dituju, bukan lagi pulang dengan selamat. Melainkan,
kefanaan... kehinaan. Dunia.

Saat keduanya berpacu, Qalbu membawa seluruhnya diri menuju kehancuran. Benci pada yang benar. Cinta pada yang bathil.
Surga tak lagi dirindukan. Neraka  dan Murka Rabbnya tak lagi membuat ketakutan datang. Persangkaannya menipu dirinya sendiri. Dipikirnya berharga padahal hina. Dipikirnya akan bahagia padahal membuatnya sengsara. Tertipu, tertipu, tertipu.

Sahabat,
Jagalah Alloh, Alloh pun akan menjagamu.

Jual Manset Tangan!

Hay, sahabat pembaca blogku..
Saya menjual manset tangan khusus muslimah.
Harga Rp. 15.000,- per pasang
https://plus.google.com/+atinurrohmah/posts/YLt54yaMeqD