Kenapa Harus Sekolah, Mah?

Gin Gin ku...

Setahun sudah dia mengikuti kegiatan belajar di TK PGRI Tunas Mekar. Di usia 3,5 tahun, kami mulai mengenalkannya ke lingkungan sekolah. Pada awalnya motivasiku menyekolahkannya adalah agar ia dapat bergabung bersosialisasi dengan orang lain, agar dia dapat pengalaman belajar bersama guru dan teman-teman seusianya, dan tentu saja agar dia tidak bosan di rumah. Untuk alasan poin terakhir, tiada lain adalah karena aku mengakui diri belum bisa sepenuhnya memberi pengasuhan terbaik untuknya. Aku butuh bantuan. Sungguh dengan hanya dua jam dia di sekolah, aku pun belajar hal-hal baru, termasuk mengenali pola anakku juga mendapat masukan saran untuk memberikan pengasuhan dan pendidikan lebih baik lagi di rumah.

Selain alasan tadi, satu lagi, adalah karena aku mengandung anak kedua. Rupanya aku masih butuh waktu untuk terbiasa dengan keadaanku yang baru. 


(Tulisan ini aku lanjutkan setelah setahun menjadi draft 04/08/2022 - 02/09/2023)


Menyekolahkan anak terlalu dini apakah berdampak buruk?

Aku termasuk yang mempertanyakan ini. Yang paling ditakutkan adalah anak kelak menjadi mogok sekolah karena bosan. Kedua, anak masih pada masa bermain, apakah mendisiplinkannya belajar akan membuatnya jadi pemberontak. 

Kini setelah aku mendapati anakku di tahun ketiga sekolah TK, amat jarang terdengar dia gak mau berangkat sekolah. Sekali dua terjadi hanya gara-gara suasana pagi di rumah begitu membuat dia anteng memainkan mainan dan atau sebaliknya, tercipta suasana yang membuat dia ingin menguji kesabaran ibu bapaknya. Haha. Lalu kami coba diskusikan bersama.

Mengenalkan anak disiplin belajar, bermain bersama teman dan guru, ternyata juga membantu perkembangan anakku menjadi pribadi yang suka bercerita, mendengarkan cerita, selalu ingin tahu, ingin belajar (tertarik dengan) hal-hal baru. Alhamdulillah, ada banyak yang tak mampu kupenuhi kebutuhannya saat bersamaku, lalu Allah cukupkan di sekolah sebagai penggantinya.

Aku melihat faktor pendukungnya antara lain adalah suasana sekolah yang menyenangkan terutama wahana bermain yang memadai juga guru-guru yang selalu ramah dan peduli pada anak. Kesenangannya pada sekolah pernah tergambar dengan celetukannya, "aku suka sekolahku, banyak tempat bermain. Aku ingin rumahku seperti sekolah." Ya kan, jadi terbalik, bukan sekolah seperti rumah. haha

Kecintaannya pada guru, pernah ia tunjukkan dengan tiba-tiba berkata, "Ma, cita-citaku sekarang, aku ingin menjadi guru TK. Nanti anak-anak TK minta tolong ke aku, 'pak guru, tolong'. Aku akan mengajarkan ilmu kepada anak-anak". Lain hari dia berkata, "Ma, ayo kita buat kue ulang tahun, untuk bu guruku."

Alhamdulillah, dari pertanyaan kenapa harus sekolah, menjadi aku suka sekolahku.

Inilah beberapa jawaban yang (kuingat) kuberikan padanya atas pertanyaannya itu.

Mengapa aku harus sekolah?

Karena di sekolah, kamu dibantu untuk belajar, yaitu sama ibu-ibu guru dan teman-teman. Penting bagi kita untuk belajar, karena belajar itu diperintahkan sama Allah. Jadi kalau aa belajar, Allah tambah sayang sama aa karena menjalankan perintahNya.

Mengapa aku harus sekolah?

Tahukah sayang, dengan belajar, kita akan mendapatkan ilmu, insyaAllah. Ilmu itu akan membuatmu bercahaya, sehingga syaithan tidak akan mengganggumu ketika menggunakan ilmu itu. Dengan punya ilmu, kamu tidak akan mudah ditipu. Kamu akan jadi tahu, mana yang baik dan buruk untukmu. 

Mengapa aku harus sekolah?

Seperti sebelumnya, kukatakan padamu. Hal terpenting dari sekolah itu adalah kamu bisa belajar dan bermain dengan lebih banyak orang. Yang mamah harap, itu akan menambah keseruan belajarmu, 

Mengapa aku harus sekolah?

Tahu gak sayang, sepanjang perjalanan kamu menuntut ilmu, tanaman dan binatang ciptaan Allah mendoakan anak yang menuntut ilmu. Jadi banyaaak sekali yang mendoakan kebaikan untuk kamu ketika pergi sekolah. Bahkan para malaikan juga mendoakan. Insya Allah apa yang kamu doakan akan Allah kabulkan, apa yang kamu inginkan yang terbaik buatmu pasti Allah kabulkan juga.

Mengapa aku harus sekolah?

Di sekolah, ada teman-teman menunggumu bermain bersamanya, jadi kamu tidak akan kesepian. Ada guru-guru yang selalu siap menyambutmu. Mereka bahagia jika kamu ada, sebaliknya mereka akan mempertanyakanmu jika tidak ada. Kamu dirindukan, kamu dicintai. Seperti mamah merindukanmu juga.

Mengapa aku harus sekolah?

Bersekolah adalah sebagai tanda syukur kita kepada Allah. Allah memberi kita rejeki untuk merasakan pendidikan dari guru-guru yang cerdas dan baik hati, menikmati fasilitas sekolah yang nyaman, dan memiliki banyak teman yang sama-sama beruntung. Betapa beruntungnya kamu saat ini bisa dimudahkan untuk memiliki sekolah yang kokoh, guru yang baik, teman yang banyak. Mungkin semua itu tidak akan kamu miliki/rasakan jika kamu tidak bersekolah, ya kan?

Mengapa aku harus sekolah?

Selama kamu di sekolah, mamah bisa membereskan tugas mamah di rumah. Sebentar ko di sekolah hanya dua jam, nanti bermain sama mamah lagi ya.

Mengapa aku harus sekolah?

Selama kamu di sekolah, mamah bisa membereskan tugas mamah di rumah. Sebentar ko di sekolah hanya dua jam, nanti bermain sama mamah lagi ya.

Mengapa aku harus sekolah?

Selama kamu di sekolah, mamah bisa membereskan tugas mamah di rumah. Sebentar ko di sekolah hanya dua jam, nanti bermain sama mamah lagi ya.

Komentar